Marbot Masjid Mengaku Dianiaya Ternyata Bohong, Alasannya malah Bikin Sedih

shares

InfoinNews.com - Polda Jabar telah memastikan bahwa berita tentang penganiayaan Markob Masjid di Garut adalah "Hoax". Korban sudah mengakui bahwa peristiwa itu hanyalah rekayasa.

"Motifnya adalah masalah ekonomi di mana korban selaku Marbot masjid tidak ada yang memperhatikan," terang Kombes Umar Surya Fana disalin dari laman Merdeka.

Marbot Masjid Mengaku Dianiaya Ternyata Bohong, Alasannya malah Bikin Sedih
Gambar Ilustrasi

Kabar tersebut mulanya berawal dari pesan di WhatsApp yang menyebutkan ada kabar soal penganiayaan seorang Marbot Masjid.

Dengan inisial UR, disebutkan telah dianiaya oleh orang yang tak dikenal. Namun setelah diselidiki ternyata tidak ada luka sedikitpun.

Baca juga: (Surat Ahok untuk Hakim Tersebar di Sosial Media. Begini Isi Lengkapnya)

Baju sobek pada tubuh korban pun ternyata hasil sobekan sendiri yang merupakan bagian dari rekyasa.

"Kesimpulan sementara bahwa kejadian tersebut adalah rekayasa korban yang meminta diperhatikan sisi ekonominya," ujar Umar.

UR diketahui berpenghasilan hanya Rp125 ribu per-bulan.

"Motif yang lain atau aktor intelektualnya masih didalami oleh penyidik," tutupnya.

Related Posts