Difitnah @PartaiHulk, Menkominfo Rudiantara Tak Tinggal Diam, Yang dilakukannya pasti Bikin Pelaku 'Gemetar'

shares

InfoinNews.com - Akun twitter bernama @PartaiHulk dianggap telah menyebarkan informasi tidak benar soal Menkominfo, Rudiantara.

”Menkominfo Rudiantara dipaksa intelijen China untuk bocorkan minimal 70 juta data KK dan NIK yang sesuai| Rudiantara dipaksa kejar target paling lambat akhir Mei tahun ini untuk produksi jutaan KTP di Beijing atas arahan Xi Jin Ping untuk pemenangan Jokowi | *infovalid”, tulisnya disalin dari laman JPNN.

Difitnah @PartaiHulk, Menkominfo Rudiantara Tak Tinggal Diam, Yang dilakukannya pasti Bikin Pelaku 'Gemetar'

Melihat hal tersebut, Rudiantara pun tidak tinggal diam. Ia langsung mention akun @PartaiHulk dan menegaskan bahwa yang diunggah olehnya tidaklah benar.

Baca juga: (Bikin Presiden Jengkel, Dicari-cari tapi sulit Ditemukan, Jokowi: 'Awas kalau Ketemu, tak Gebuk betul itu')

”Yang disampaikan ybs tidak benar dan dapat diduga sebagai perbuatan yang dilarang UU ITE. Mari selalu tabayyun, hindari fitnah/hoax disebar di medsos,” kicau Rudi.

Rudi pun turut menekankan bila Kemenkominfo tak mempunyai data kependudukan berupa NIK dan Kartu Keluarga.

Adapun untuk data-data tersebut hanya dimiliki oleh Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri.

Baca juga: (Saktinya Pernyataan Buya Syafii Dijamin Bikin Sandiaga Uno 'Melek' kalau yang Diucapkannya Keliru)

”Kami enggak punya datanya, apanya yang bocor?” terangnya.

Ia turut menjelaskan bila proses registrasi kartu prabayar meminta untuk pelanggan bisa menyerahkan NIK dan KK miliknya. Kemudian diverifikasi oleh Ditjen Dukcapil.

Related Posts