Entri yang Diunggulkan

Jadi Barang Bukti, Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi

Ikut-ikutan Share Berita Hoax, Pelajar ini Menyesal, Kini Ia Terancam 6 Tahun Penjara

InfoinNews.com - Seorang pelajar berinisial MPA telah diciduk polisi karena sudah menyebarkan berita bohong di facebook.

"Saya enggak tahu kalau itu salah, saya bagikan aja karena ada ajakan di kalimat akhirnya. Karena saya umat muslim dan saya cinta NKRI, enggak tahu bakalan seperti ini," terangnya disalin dari laman Detik.

Ikut-ikutan Share Berita Hoax, Pelajar ini Menyesal, Kini Ia Terancam 6 Tahun Penjara

Adapun unggahan yang dibagikan oleh MPA merupakan sebuah postingan dari salah seorang netizen bernama Dhegar Staiger.

Baca juga: (Komentar 'Nyeleneh' Fahri Hamzah Tanggapi Video Latihan Tinju Jokowi)

Di kalimat akhir bertuliskan, "Sebarken Lamun Didinya Umat Muslim, cinta NKRI (Sebarkan jika kamu umat muslim, cinta NKRI)".

"Saya minta maaf apabila yang saya bagikan meresahkan pengguna facebook. Itu karena ketidaktahuan saya yang asal posting," tukasnya.

Tetapi kini semua sudah tak berarti lagi karena Ia telah ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian dan terjerat Pasal 28 ayat (2) junto pasal 45A ayat (2) UURI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Unggahan yang dibagikan olehnya menyebutkan bahwa ada sekitar 10 ribu orang yang bakal menghabisi ulama.

Baca juga: (Fadli Zon Laporkan Netizen, Fahri Hamzah Colek Jokowi: Jangan Rusak Keadilan dan Perkeruh Suasana)

"Ancaman 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Ini adalah upaya kita untuk menekan banyaknya hate speech dan hoax yang menyebar di masyarakat. Ini juga peringatan bagi siapa saja agar berhati-hati benar ketika akan membagikan informasi di media sosial. Carilah lebih dulu informasi pembanding," jelas Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo.

Ridwan Kamil Menitipkan Pesan

Berita tentang pelajar ini mendapat sorotan dari Ridwan Kamil. Dalam akun instagram miliknya, Ia mengunggah screenshot beritanya.

Lalu, pria yang biasa disapa dengan panggilan Kang Emil ini menuliskan pesan seperti ini:

Pesan untuk para milenial. Hati-hati dengan apa yang kamu baca, kamu posting dan yang kamu repost. Saring dulu sebelum sharing. Jangan sampai menyesal jika ternyata itu konten bohong, hoax atau kebencian. Bicaralah yang baik atau diam. Postinglah yang positif atau tahan. Gunakan medsos ini untuk hal positif. Nuhun.

Semoga bisa diambil hikmahnya ya!