Entri yang Diunggulkan

Jadi Barang Bukti, Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi

Ketum PAN ajak PDIP, NasDem, Demokrat hingga Gerindra Bersatu Bentuk Koalisi Nasional, Jokowi Capres Tunggal?

InfoinNews.com - Poros ketiga nampaknya semakin sulit untuk diharapkan lantaran Ketum PAN telah menggagas Koalisi Nasional yang mengajak untuk sederet partai-partai besar untuk berkumpul.

Hal ini memunculkan isu bahwa PAN tengah mendorong untuk lahirnya capres tunggal yang tidak lain adala Joko Widodo sebagai calon petahana.

Ketum PAN ajak PDIP, NasDem, Demokrat hingga Gerindra Bersatu Bentuk Koalisi Nasional, Jokowi Capres Tunggal?

Koalisi Nasional diutarakan oleh Zulkifli Hasan langsung pada Wakil Presiden, Jusuf Kalla di dalam pertemuannya jelang Pilpres 2019.

Baca juga: (Geram Utang Negara Dinyinyirin terus, Terpaksa Darmin Keluarkan Logika Menyentak Bikin Penuding Terlihat 'Bodoh')

"Kami ingin tahun politik ini bicara Indonesia, bicara koalisi nasional, kepentingan, bicara rakyat sejahtera, bicara agar umat negara maju. Kami tukar pikiran, sampaikan pikiran-pikiran juga Pemilu, Pilpres, dan Pileg yang berkualitas," pungkas Zulkifli disalin dari laman Detik.

Koalisi Nasional tersebut dikatakan mempunyai tujuan untuk membuat partai-partai yang selama ini terpecah belah bisa bersatu.

"Jadi, kita jangan sampai terjebak ketegangan emosi antara blok-blok, pemerintah atau antipemerintah," terangnya.

Baca juga: (Reaksi Keras Pemprov DKI Bantah Tudingan Dirut Dharma Jaya, Ketua KPKP sampai 'Ngomel-ngomel' loh!)

"Saya bukan berencana membentuk poros ketiga, tapi koalisi nasional. Koalisi yang mengutamakan demokrasi yang rasional, bikin rakyat sejahtera, umat bahagia, negara damai sentosa," sambung Zulkifli.

Ia juga menjelaskan bahwa Koalisi Nasional yang digagas olehnya bisa terbentuk bila diikuti oleh PAN, PDIP, NasDem, Demokrat serta Gerindra.

"Jadi saya sebut poros nasional. Ya misal ya ada PDI Perjuangan ada Mbak Mega (Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri), ada Surya Paloh Nasdem, Demokrat Pak SBY, Gerindra Pak Prabowo," ucapnya.

Kalau dilihat lagi, wacana dari Zulkifli itu bisa dibilang cukup mengejutkan lantaran Ia mengajak para tokoh-tokoh yang mempunyai garis politik berbeda untuk bersatu.

Baca juga: (Bukan Paranormal, Bukan juga Dukun, Taufik Gerindra Sebut Sosok 'Jin' sambil Ucap Nama Sandiaga Uno)

Dengan begitu bisa disimpulkan dugaan sementara bahwa Zulkifli menginginkan sebuah kekuatan besar yang bersatu untuk mendukung Presiden Jokowi beserta jajarannya.

"Jadi adu konsep, adu gagasan, jangan tarung kebencian, tarung saling menghujat, palagi bermusuhan. Ini kan tarung antara anak negeri saja," sambung Zulkifli.

Jika dibayangkan apabila Koalisi Nasional ini benar-benar tercipta, sebenarnya masih bisa masuk di logika asalkan Presiden Jokowi bersedia untuk membagi-bagi jatah kursi kepada seluruh partai koalisi.

Mungkin dengan bersatunya seluruh parpol bisa membuat pemerintah fokus dalam membangun Indonesia disertai dukungan dari semua koalisi partai.