Pertimbangkan Dukung Jokowi, Zulkifli Hasan 'Larang' Habib Rizieq Nyapres, Alasannya Sungguh Mulia

shares

InfoinNews.com - Ketum PAN, Zulkifli Hasan menegaskan prediksinya bahwa Ketua FPI, Habib Rizieq Shihab tidak akan maju ke dalam Pilpres 2019.

Ia menilai bahwa Habib Rizieq merupakan salah satu ulama yang mempunyai peran penting dalam mempersatukan umat Islam.

Pertimbangkan Dukung Jokowi, Zulkifli Hasan 'Larang' Habib Rizieq Nyapres, Alasannya Sungguh Mulia

Oleh karena itulah, Zulkifli meyakini bahwa petinggi Aksi 212 tersebut tidak akan mungkin terjun ke dunia politik, apalagi 'Nyapres'.

Baca juga: (Buntut Panjang Isu Undangan Rp25 Juta, Arseto Menyerahkan Diri ke Polisi)

"Beliau (HRS) itu ulama. Tak akan capres-capresan lah," terang Zulkifli disalin dari laman Republika.

Zul menyatakan bila peran dari ulama sangat besar bagi Indonesia guna menjaga persatuan umat dan bangsa.

Ia juga mengharapkan sekali agar Habib Rizieq tak mengecewakan dirinya serta konsisten menjalankan peranannya di dalam dunia dakwah saja. Dengan demikian, Zul mengharapkan umat Islam bisa selalu bersatu dalam NKRI.

Baca juga: (Terungkap! 3 Alasan PK Ahok Ditolak Versi MA)

"Mudah-mudahan Habib Rizieq selalu bisa satukan kita, umat Islam," tukas Zulkifli.

Seperti diketahui bahwa belakangan ini nama Habib Rizieq cukup mengejutkan lantaran digadang-gadang akan menjadi calon Presiden di 2019 mendatang.

Zulkifli Hasan Pertimbangkan Dukung Jokowi

Zul mengatakan bila partainya masih membuka opsi untuk bisa memberikan dukungan terhadap Jokowi. Ia menganggap bahwa Jokowi mempunyai peluang yang sangat besar sebagai seorang petaha

Baca juga: (PK Ahok Ditolak, Begini Tanggapan Monohok Haji Lulung)

"Penjajakan dulu, ketemu-ketemu dulu. Pak Jokowi tentu kan peluangnya incumbent besar, menjadi pertimbangan," terang Zul disalin dari laman Kompas.

Pertimbangkan Dukung Jokowi, Zulkifli Hasan 'Larang' Habib Rizieq Nyapres, Alasannya Sungguh Mulia

Selain itu, Ia juga memprediksikan bahwa akan banyak terjadi pertemuan informasi yang terjadi di antara seluruh partai.

"Saya ketemu Cak Imin (Muhaimin Iskandar) yang lain-lain. Saya, bulan ini, saya sudah katakan, pertemuan-pertemuan informal saya kira bulan ini, bulan depan saya kira sudah delegasi kaya diplomasi resmi bahasa kerennya, jadi formal (pertemuannya)," terangnya.

"Jadi nanti mungkin saya bawa tim dari PAN ke partai lain, mungkin sudah resmi tapi bulan ini penjajakan dulu," tutupnya.

Related Posts