Entri yang Diunggulkan

Jadi Barang Bukti, Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi

Prabowo Sindir Kecelakaan Kerja karena Uang Rakyat di Mark-up, Sandiaga: Kita ingin ke depan tidak ada Kebocoran

InfoinNews.com - Ketum Partai Gerindra mengatakan bila cukup banyak proyek infrastruktur yang di mark up sehingga menyebabkan kecelakaan kerja.

Wagub DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan bila keterlibatan swasta sangatlah penting untuk bisa saling mengawasi proyek infrastruktur.

Prabowo Sindir Kecelakaan Kerja karena Uang Rakyat di Mark-up, Sandiaga: Kita ingin ke depan tidak ada Kebocoran

"Asal bekerjasama dengan pemerintah dalam public-private partnership, kemitraan. Kalau dibiarkan pemerintah jalan sendiri tanpa governance atau tata kelola yang baik akan tercapai sebuah konsep pembangunan yang tidak ada check and balance," ungkap Sandiaga disalin dari laman detik.

Baca juga: (Dituding Anti Kebhinekaan, Ustaz Abdul Somad: Saya tidak peduli, Saya tetap ajak Umat Belanja ke Warung Muslim)

Sandiaga mengharapkan untuk tak ada lagi kebocoran di dalam proyek-proyek infrastruktur saat dikerjasamakan dengan pihak swasta.

"Kita ingin juga ke depan tidak ada kebocoran dalam pembangunan infrastruktur kita. Karena biasanya untungnya sekitar 10-14 persen dari proyek infrastruktur itu. Itu harusnya jadi insentif bagi swasta membangun infrastruktur," tukasnya.

Prabowo Subianto sebelumnya berbicara mengenai pembangunan infrastruktur yang diikuti dengan penggelembungan uang proyek.

Prabowo menilai bila kecelakaan infrastruktur yang belakangan ini terjadi lantaran adanya uang rakyat yang dikorupsi.

Baca juga: (Ucapan Selamat Paskah dari Ahok, Netizen: 'Kami menunggu Pak Ahok keluar dan jadi pemimpin bangsa')

"Korupsi di kita sudah sangat sangat parah. Di seluruh dunia ada korupsi, ya, mark up, mark up tahu kalian mark up? Tahu apa arti mark up? Mark up penggelembungan. Proyek nilainya Rp 200 juta dilaporkan nilainya Rp 500 juta," sindir Prabowo.

Prabowo melanjutkan bila berdasarkan pengalaman yang empiris, telah menjadi pengetahuan umum di Indonesia bahwa pembangunan proyek di Indonesia sering 'dicolong'.

"Karena itu jembatan belum dipakai sudah jatuh. Karena itu infrastruktur di Jakarta yang dibangun besar-besaran, belum dipakai sudah jatuh yang akhirnya terpaksa dihentikan daripada memakan korban lain," tutup Prabowo.