Entri yang Diunggulkan

Jadi Barang Bukti, Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi

Rapat bersama Jaksa Agung, Anggota DPR: 'Ini Kementerian Agama bangs*t'

InfoinNews.com - Politikus dari PDIP, Arteria Dahlan menjadi sorotan publik lantaran adanya pernyataan yang dianggap seperti makian terhadap Kemenag.

Hal tersebut dilakukan pada waktu Komisi III DPR mengadakan rapat bersama dengan Jaksa Agung M Prasetyo.

Rapat bersama Jaksa Agung, Anggota DPR: 'Ini Kementerian Agama bangs*t'

Rapat tersebut turut menyebutkan soal kejadian travel umrah bodong yang tengah marak menjadi perhatian publik.

Baca juga: (Arseto Resmi Ditangkap Polisi, Ternyata Mantan Narapidana, Barang Berbahaya ini Ditemukan dalam Mobilnya)

Arteria mulanya meminta untuk kejaksaan tak hanya menginventarisir biro umrah bodong saja. Ia juga mendesak untuk kejaksaan bisa mencegah serta menindak.

Arteria pun juga turut mengutarakan kekesalannya sampai pada akhirnya Ia pun menyebutkan bahwa Kemenag dan orang yang ada di dalamnya dengan sebutan 'Bangs*t'.

"Yang dicari jangan kayak tadi bapak lakukan inventarisasi, pencegahannya, Pak. Ini Kementerian Agama bangs*t, Pak, semuanya, Pak!" ucap Arteria seperti disalin dari laman Detik.

Baca juga: (Buntut Panjang Isu Undangan Rp25 Juta, Arseto Menyerahkan Diri ke Polisi)

Arteria mengatakan bila pernah mengucapkan hal yang persis seperti itu ke Kemenag pada waktu memprotes travel umrah.

Ia menegaskan bahwa dirinya tak terima kalau ada masyarakat yang tertipu dengan tawaran umrah dengan harga murah malah disalahkan.

"Saya ngomong aja. (Pak Menteri Agama) bilang, 'Makasih, Pak Arteri,'" jelasnya.

"Mana ada di republik ini publik disalahkan, 'Kok kalian percaya biaya haji umrah murah? Ya terang aja kalian ditipu.' Itu yang saya katakan sakit. Negara harus hadir di sini, Pak," sambungnya lagi.

Baca juga: (Terungkap! 3 Alasan PK Ahok Ditolak Versi MA)

Profil Singkat Arteria Dahlan

Arteria Dahlan merupakan anggota DPR yang dilantik pada tanggal 23 Maret 2015 silam. Ia menjabat sebagai PAW atau Pejabat Antar Waktu DPR-RI Periode 2014-2019 yang menggantikan Djarot Saiful Hidayat.

Pada waktu itu, Djarot berhenti dari jabatannya usai dilantik sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk mendampingi Basuki Tjahaja Purnama.

Rapat bersama Jaksa Agung, Anggota DPR: 'Ini Kementerian Agama bangs*t'

Arteria duduk di Komisi II yang membidangi Pemerintahan Dalam Negeri, Otonomi Daerah, Aparatur-reformasi Birokrasi dan Kepemiluan.

Pada Juni tahun 2017, Arteria pindah ke Komisi VIII DPR-RI yang membidangi Agama, Sosial dan Pemberdayaan Perempuan.

Lalu pada 11 September 2017, Ia bertugas di Komisi III yang membidangi Hukum, HAM, dan Keamanan.

Ia diketahui juga bekerja sebagai pengacara dan punya Kantor Hukum Arteria Rahlan Lawyers. Sedangkan untuk di PDIP, Ia menjabat sebagai Ketua Badan Bantuan Hukum dan Advokasi DPP PDIP.

Baca juga: (PK Ahok Ditolak, Begini Tanggapan Monohok Haji Lulung)

Minta Dipanggil 'Anggota Dewan Yang Terhormat'

Arteria juga pernah membuat kontroversi dengan meminta untuk Pimpinan KPK memanggil para anggota Dewan dengan sebutan 'Yang Terhormat'.

"Saya menunggu dari lima Saudara-saudari komisioner, tidak pernah terucap 'anggota Dewan yang terhormat'. Kami, Pak Jokowi sendiri kalau ketemu, walaupun Arteria masih b***sat, dia katakan 'yang terhormat'. Pak Kapolri mengatakan 'yang mulia'," ucap Arteria di Gedung DPR, Senayan pada 11 September 2017 silam.

Ia menganggap bahwa selama ini DPR telah membela KPK, tetapi belakangan ini KPK dianggap sudah kelewatan.

"Selama ini kita pembela KPK. Tidak pernah terucap apa yang dilakukan KPK melenceng. Ini sudah enough-lah," tukasnya waktu itu.