Sandiaga Uno Ditantang Bolehkan PKL Berjualan di Trotoar Depan 'Kantor' Jokowi

shares

InfoinNews.com - Ketua Koalis Pejalan Kaki, Alfred Sitorus mempermasalahkan rencana penggunaan Hak Diskresi yang dilakukan oleh Wagub DKI, Sandiaga Uno mengenai PKL berjualan di trotoar.

Ia menegaskan bahwa hak tersebut melanggar banyak aturan seperti Perda Ketertiban Umum, Perda Transportasi, dan UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sandiaga Uno Ditantang Bolehkan PKL Berjualan di Trotoar Depan 'Kantor' Jokowi

"Hanya ada 75 orang yang diselamatkan pekerjaannya, tapi ratusan ribu orang yang akan mengakses kawasan itu yang tidak terselamatkan nyawanya ketika dia tertabrak saat berjalan di badan jalan," tegas Alfred disalin dari laman Kompas.

Baca juga: (5 Tahun Gabung MCA, Kemampuan IT Dosen Penyebar Hoaks Mirip di Film-film 'Hacker')

Ia pun melontarkan tantangan untuk Sandiaga Uno untuk memperbolehkan PKL berjualan di trotoar depan tempat Presiden Jokowi bekerja.

"Kami menantang Pak Wagub untuk memberikan diskresi untuk pedagang (berdagang) di trotoar seberang Istana. Itu trotoar loh, cukup lebar," tegas Alfred.

Related Posts