Entri yang Diunggulkan

Jadi Barang Bukti, Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi

Cak Imin: Jokowi pasti Pilih Saya jadi Cawapres

InfoinNews.com - Ketum PKB, Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa dirinya sangat yakin kalau Jokowi akan memilih dirinya sebagai Cawapres 2019 mendatang.

Pria yang biasa disapa dengan nama Cak Imin ini mengatakan bahwa Ia juga telah melakukan sejumlah usaha dan pendekatan intensif.


Ia menjelaskan bahwa di kantong Presiden Jokowi memang ada nama cawapres, tetapi Ia meyakini bahwa nama tersebut adala namanya sendiri.

Baca juga: (Sukmawati: Saya ingin Mengingatkan Anak-anak Bangsa lewat Puisi)

"Pastilah, pastilah beliau punya nama yang khusus. Tapi kan kita optimis saja ya. Proses masih panjang," tukasnya disalin dari laman Merdeka.

Ia mengatakan bahwa dirinya memiliki tugas untuk bisa memperbesar peluang agar Jokowi bisa memilih dirinya sebagai Cawapres.

"Peluang ya takdir Allah yang menentukan. Tapi tugas kita adalah berusaha," ungkapnya.

Ia juga turut menjelaskan kalau dirinya telah bertemu dengan Jokowi beberapa waktu kemarin. Jokowi memberikan sebuah ruang untuk dirinya dapat memperluas peluang tersebut.

Baca juga: (Ditanya soal Mobil Diderek, Ratna Sarumpaet: Aku gak mau tanggapi, Nanti Cebong-cebong Bahas terus)

"Yang paling mengejutkan adalah para kiai dan para ulama di seluruh penjuru ini spontan melakukan dukungan-dukungan di luar dugaan, di Jawa Timur hingga Aceh. Sebentar lagi tinggal Jakarta sampai Makassar akan kita layani sampai ke Papua. Dukungan kiai dan ulama yang sebegitu besar," pungkasnya.

"Tentu saya ketemu dengan partai-partai. Saya melakukan komunikasi dengan semua partai-partai sebagai bagian dari (usaha). Ini target saya, jadi membantulah melengkapi berbagai (hal) yang selama ini belum tertangani," lanjutnya.

Ia juga merasa optimis untuk dapat menaklukan partai lainnya untuk dapat memilih dirinya sebagai pendamping Presiden Jokowi.

"Nanti kita lihat saja. Kita lihat saja sampai Agustus lah," terangnya.

"Sangat optimis lah. Orang Islam enggak boleh enggak optimis," lanjutnya.