Mahfud MD Mencari Tsamara Amany, Beginilah Reaksi Tak Terduganya

shares

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, tampak mencari keberadaan Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut tampak dari postingan akun Twitternya yang diunggah pada Minggu (22/4/2018).

Awalnya, Tsamara Amany mencuitkan seleksi terbuka calon legislatif.

Menurutnya, publik berhak tahu kualitas mereka yang akan duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat.

Diketahui, Mahfud MD mau membantu PSI untuk menjadi salah satu juri penyeleksi tes wawancara bakal calon legislatif.

@TsamaraDKI: Dua hari ini @psi_id kembali lakukan seleksi caleg terbuka gelombang II dengan juri Mas @gm_gm, Prof @mohmahfudmd, Mba @nengdaraaffiah, dll.

Publik berhak tau kualitas mereka yang akan bertarung memperebutkan kursi wakil rakyat dalam Pemilu 2019.

Mahfud MD pun tampak mengomentari Tsamara dengan menanyakan keberadaannya.

Mahfud MD mengatakan jika Tsamara tidak terlihat di acara seleksi tersebut.

Mahfud MD lantas menanyakan apakah Tsamara sibuk syukuran wisuda?

Jika demikian, Mahfud MD pun mengucapkan selamat dan memberinya sejumlah pesan-pesan.

@mohmahfudmd: Mbak Tsamara tadi kok tdk kelihatan di keramaian seleksi caleg @psi_id ?

Lagi sibuk syukuran wisuda ya?

Selamat sdh jadi sarjana.

Siapkan diri utk melanjutkan ke S2 dan trs lagi ke S3.

Menyiapkan diri utk peran2 politik yg kelak jauh lbh besar.

Menanggapi hal itu, Tsamara Amany pun mengucapkan terima kasih kepada Mahfud MD.

Tak hanya itu, ia juga mengaku ingin melanjutkan studi S2 dan meminta doa kepada Mahfud MD, agar dirinya bisa menjadi tokoh hebat seperti Guru Besar UII itu.

@TsamaraDKI: Betul Prof, alhamdulillah baru saja wisuda.

Terima kasih Prof untuk ucapannya.

Seleksi minggu depan pasti hadir.

InsyaAllah Prof ke depannya ingin ambil S2, mohon doakan agar bisa menjadi tokoh sehebat Prof Mahfud, minimal mendekati.

Diberitakan Kompas.com, Mahfud MD mau membantu PSI untuk seleksi terbuka karena menurutnya dunia perpolitikan butuh darah baru yang segar.

"Karena partai ini baru, maka saya dan kawan-kawan tentu mendukung agar DPR dan perpolitikan diberi darah baru yang segar, karena darahnya sudah agak kotor," ujar Mahfud di Kantor DPP PSI Jakarta, Minggu (22/4/2018).

Mahfud MD pun memberikan dukungan kepada PSI terkait upaya mereka yang mendorong korupsi lepas dari Indonesia.

Terutama melalui kader-kader berintegritas yang akan duduk di kursi dewan.

Menurut Mahfud, selama ini semua partai politik selalu menggelorakan semangat postif dan pemberantasan korupsi.

Namun, faktanya setelah menduduki kursi parlemen, kader-kader partai tersebut dipenjara karena kasus korupsi.

Mahfud berharap PSI tidak hanya melakukan sistem seleksi terbuka untuk menentukan calon anggota legislatif.

Mahfud MD ingin jika PSI menjadi Partai Manusia, bukan Partai Allah atau Partai Setan.

"Saya berharap partai ini jadi partai manusia, bukan partai Allah dan bukan partai setan.

Kalau partai Allah itu maha suci, tidak ada salahnya, mana ada partai Allah. Tapi partai setan juga semua partai ada setannya," kata Mahfud.

Sementara itu, seleksi bakal caleg yang digelar pada Mingggu (22/4/2018) merupakan seleksi wanwancara tahap 2.

Dilansir dari akun Twitter @psi_id, terdapat 16 tokoh ternama dan berkompeten di bidangnya yang menjadi juri.

Seperti Mahfud MD, Kak Seto, hingga sejumlah mantan meteri dan para profesional.

Mereka pun menayangkan secara live seleksi bakal caleg tersebut. TR

Related Posts