Menteri Jonan Bongkar 'Biang Kerok' Di Balik Langkanya Premium di SPBU Daerah

shares

InfoinNews.com - Menteri ESDM, Ignasius Jonan mengatakan bahwa telah memberikan teguran keras untuk PT Pertamina (Persero) mengenai kelangkaan Premium di beberapa daerah.

"Kita sudah tegur Pertamina, bahwa Pertamina harus tetap menyalurkan premium. Premium itu gini, kalau di Perpres 191 Tahun 2014 itu Pertamina mendapat penugasan menyalurkan 7,5 juta kilo liter setahun. Terutama yang di luar Jamali (Jawa, Madura, Bali). Dan kalau yang di Jawa itu sudah ditambah margin Rp 100 per liter untuk penyaluran premium oleh Pertamina. Jadi ini harus dilakukan kita sudah negur Pertamina kok," tegas Jonan disalin dari laman Detik.

Menteri Jonan Bongkar 'Biang Kerok' Di Balik Langkanya Premium di SPBU Daerah

Ia juga mengatakan bahwa telah berulang kali memberikan teguran pada Pertamina mengenai kosongnya premium di sejumlah SPBU terutama di daerah-daerah.

"Sudah berkali-kali, ya sudah ditegur keras sekali," terang Jonan.

Baca juga: (Karya Sukmawati Bikin Heboh, Ini Puisi Soekarno 'Aku Melihat Indonesia')

Jonan menjelaskan bahwa Pertamina harus mencari cara untuk bisa mengatasi kelangkaan premium atau mencari solusi lain bila ingin dialihkan ke pertalite.

"Ya jadi gini saya sudah minta Pertamina harus tetap menyalurkan premium. Kalau misalnya mau menjual Pertalite mestinya pakai cara lain supaya masyarakat secara sukarela beralih ke Pertalite. Kalau mau lho. Bukan dengan cara mengosongkan anu pasok Premium," tukasnya.

Baca juga: (Dikabarkan Meninggal Dunia, Begini Kondisi Habibie di Jerman)

Jonan juga menyatakan bila pemerintah telah menyepakati untuk bisa menjamin pasokan bbm dengan jenis premium.

"Ya segera, ya kalau misalnya Pertamina tetap nggak menyalurkan kita cari sanksilah," tutupnya.

Related Posts