Pernyataan Lengkap SBY Soal Pemimpin Baru yang Amanah

shares

Pernyataan lengkap SBY soal akan lahirnya pemimpin baru yang amanah jadi isu politik hangat saat ini. Seperti apa pernyataan lengkap SBY sebenarnya?

SBY menyampaikan hal ini dalam pertemuan dengan warga di Cilegon, Minggu (22/4/2018) malam. Cerita bermula saat salah seorang warga bernama Supandi Harsono, warga Kebondalem, melempar pertanyaan.


"Pertanyaan saya ringan-ringan saja, Pak, andai Bapak SBY mencalonkan kembali menjadi presiden dan insyaallah dengan doa kami bapak terpilih lagi. Jadi kami berharap kepada Bapak SBY dan kami mohon kepada Pak SBY, Ibu dan jajarannya mendapatkan perlindungan Allah dan senantiasa sehat wal afiat," tanya Harsono.

SBY pun menjawab pertanyaan tersebut sembari berdiri. Di belakang SBY tampak duduk berjejer Sekjen PD Hinca Pandjaitan, Ketua Dewan Kehormatan PD Amir Syamsuddin dan istri tercinta Ani Yudhoyono.

"Bapak Ibu, menurut Undang-undang Dasar, hanya dua kali seorang Presiden itu memimpin. Jadi konstitusi tidak mengizinkan saya maju lagi menjadi presiden lagi. Yang Bapak sampaikan itu kami dengar juga di mana-mana," kata SBY sembari menyebutkan sejumlah daerah seantero pulau Jawa yang sudah dikelilinginya selama satu setengah bulan terakhir.

"Di semua tempat, tolong Pak SBY maju lagi jadi presiden lagi supaya program yang dulu dihidupkan lagi, program yang pro rakyat dihidupkan lagi. Saya sampaikan tidak bisa untuk maju lagi, mboten saged untuk maju lagi," kata SBY sembari tersenyum.

SBY pun kemudian bicara panjang lebar soal capres yang akan diusung PD sebagai berikut:

Nah begini saja bapak ibu, Insyaallah Partai Demokrat saya SBY akan mencalonkan lagi pasangan calon presiden dan pasangan calon wakil presiden yang insyaAllah mengerti harapan rakyat. Jadi nanti karena ini belum saatnya kampanye, masih tahun depan, kalau PD kalau SBY mengusulkan capresnya cawapresnya, kalau Bapak ibu memberikan dukungan pahalanya Insyaallah tinggi. Karena saya yakin mereka mengerti yang dirasakan rakyat, mengerti persoalan rakyat dan mengerti harapan rakyat. Dan doa para ulama, para kyai, para ustadz, para pimpinan pondok pesantren, sangat kami harapkan mohon pada Allah pertolongan bimbingan agar dikabulkan.

Jadi karena saya tidak bisa maju saya akan bersama para ulama mendoakan agar yang kita usung terpilih. Saya belum tahu kita istikharah semua mohon pada Allah kira-kira siapa yang pantas menjadi presiden dan wakil presiden insyaAllah setelah Pemilu tahun depan.

Saya kira begitu bapak karena dua kali sudah cukup, sebetulnya kalau kebanyakan malah tidak baik, biasanya kalau sudah duduk lupa berdiri. Nantilah insyaallah akan ada pemimpin-pemimpin baru yang amanah yang cinta rakyat ,memikirkan rakyat, cerdas, kemudian kebijakan dan programnya baik.


(van/tor)

Related Posts