Angkernya Kompleks Makam Mr X Sidoarjo, Merinding!

shares

Komplek makam di jalan raya Magersari, Kelurahan Pucang, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur menyimpan sejuta kisah dan misteri. Sudah ratusan jenazah bersemayam di kompleks makam seluas 20x50 meter yang berdiri di atas lahan milik Pemkab Sidoarjo ini.

Jenazah yang dikebumikan mulai dari yang tidak punya keluarga, korban kecelakaan tidak beridentitas, korban Petrus (penembakan misterius) hingga yang terbaru jenazah terduga teroris Sidoarjo dan Surabaya.


Menurut kesaksian warga sekitar, kompleks makam yang bersebelahan dengan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kelurahan Pucang dan Kantor Dinas Kesehatan Sidoarjo itu terkenal angker. Awalnya, kompleks makam yang ada sekitar tahun 80 an itu dulunya cukup besar. Kondisi makam itu dipersempit, ketika pihak Pemerintah Sidoarjo membutuhkan bangunan gedung Kantor Dinas Kesehatan.

"Akhirnya dipersempit, banyak makam-makam yang dipindahkan," ucap Budi, warga Kelurahan Magersari, Sidoarjo, ketika ditemui Merdeka.com, Sabtu (19/5) petang, mengawali cerita keberadaan Komplek Makam Mr. X tersebut.

Bagi warga, makam tersebut dikenal cukup angker. Bahkan, kejadian di luar logika kerap terdengar dari makam tersebut. "Biasanya yang paling jelas itu bau arus, seperti baunya darah itu. Terkadang juga bau busuk," ungkap dia.

Bukan hanya itu, hari-hari tertentu, misalnya malam Jumat Kliwon, kisah kemunculan wujud dua perempuan memakai pakaian serba putih dengan wajah rusak dan makhluk gaib berdiri di depan makam itu sudah jadi buah bibir warga.

"Itu yang sering dilihat warga dan pengendara motor ketika melintas di jalan depan makam itu," ungkap dia.

Budi juga menceritakan kisah warga beserta anaknya ketika sedang membeli makanan di warungnya, usai melintas di jalan depan makam itu.

"Waktu di warung saya membeli makan dan minum, anak kecil itu bercerita kepada ibunya. Bahwa ketika melintas di depan makam itu dia melihat sosok berdiri memakai kain putih di bagian atasnya dipocong, terus melihat ke arahnya," ucapnya menirukan cerita tersebut.

Cerita mistis keangkeran makam itu sudah akrab di telinga Budi. Namun dia mengaku tidak takut. "Kita doakan saja biar mereka tenang di alam sana. Intinya kita enggak mengganggu dan usil mereka," tutup warga RT2/RW 1 itu.

Meski kondisi komplek Makam Mr X diyakini warga sekitar cukup angker, namun makam yang dikelola oleh Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo itu tetap menjadi rujukan bagi jenazah yang tidak diketahui identitasnya dan tidak memiliki keluarga.

"Di komplek Makam Mr X Sidoarjo ini semua proses yang mengurus dari Dinsos Sidoarjo," ujar Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Dinsos Sidoarjo Wijono.

Terbaru, ada tiga terduga teroris yang dimakamkan di sana. Anton Ferdiantono, terduga teroris yang ditembak mati Densus 88 Antiteror. Serta dua keluarganya, Sari Puspitasari, istri dan Hilya Auliya Rachman (17), putri sulungnya, yang terlebih dahulu disemayamkan pada Jum'at (18/5) kemarin. [noe]

Related Posts