Prabowo Subianto: 'Kita Buktikan, Kita Turunkan Ahok tanpa Uang'

shares

Prabowo Subianto mengkampanyekan pasangan calon (Paslon) Cagub-Cawagub Jawa Barat Sudrajat-Ahmad Syaikhu. Di depan warga Jabar, Prabowo singgung kemenangan Anies Baswedan - Sandiaga Uno atas Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI Jakarta.

Prabowo awalnya berbicara soal dana menjadi pimpin daerah. Menurutnya banyak orang beranggapan untuk menjadi pemimpin memerlukan dana yang tidak sedikit.

"Katanya untuk jadi Bupati butuh 20 miliar (rupiah), untuk jadi Gubernur 300 miliar (rupiah) lalu presiden 5, 6 sampai 7 triliun (rupiah), kita enggak punya itu. Tapi, saya dan kawan-kawan dari PKS dan PAN, kita buktikan, kita turunkan Ahok tanpa uang," ucap Prabowo saat berorasi dalam kampanye akbar Sudrajat-Syaikhu di Monumen Perjuangan Rakyat, Kota Bandung, Jabar, Sabtu (12/5/2018).


Prabowo melanjutkan saat itu pasangan Anies-Sandi sempat diejek tidak akan menang dalam Pilgub DKI Jakarta. Pernyataan itu, kata Prabowo, disampaikan seorang pengamat asing kepada keponakannya di DPR RI Budi Satrio Djiwandono.

"Dia (pengamat asing) datang ke keponakan saya tiga hari sebelum pencoblosan putaran pertama. Dia ketemu keponakan saya dan bilang 'Bud, your guy gone to lose (calon kamu akan kalah), Ahok it's going to win (Ahok akan menang). Tell your uncle, your guy gone to lose', artinya kasih tahu pamanmu calonmu akan kalah," kata Prabowo meniru suara pengamat asing kepada keponakannya.

Hasil di putaran pertama, pasangan Anies - Sandi memang kalah dengan raigan 39,95 persen dari Ahok - Djarot yang mendapat 42,99 persen. Tak ada yang melebihi angka 50,1 persen, putaran kedua berlangsung.

Prabowo menuturkan malam hari sebelum pencoblosan putaran kedua, ia bersama pasangan Anies-Sandi dan juga partai pendukung mengadakan pertemuan. Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, kata Prabowo, bahkan ikut turun dalam pertemuan itu.

"Jadi di situ sudah ada orang-orang kita yang setengah-setengah bilang 'kita Insya Allah besok menang, tapi menang tipis' saya langsung ambil mic," katanya.


Prabowo langsung berujar keoptimisannya Anies-Sandi akan menang. Bahkan, Prabowo memprediksi perolehan suara Anies-Sandi mencapai 58 persen.

"Saya bilang besok, Anies-Sandi akan menang 58 persen. Ternyata besok harinya pencoblosan, hari kedua tidak 58 persen, meleset aku. Yang benar 57,96, meleset. Tapi guru matematika aku bilang kalau sudah 97 lewat 5,5 dibulatkan ke atas. Jadi sorry ya, itu survei yang mengatakan Ahok menang, nol besar. Survei yang benar adalah survei di hati rakyat Indonesia," kata Prabowo.



(ern/ern)

Related Posts