Entri yang Diunggulkan

Jadi Barang Bukti, Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi

Prabowo tak setuju Saham PT Delta Dijual Anies Baswedan

Anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Gerindra Prabowo Soenirman tidak setuju penjualan saham PT Delta Djakara Tbk. Prabowo mengatakan banyak kerugian yang akan didapat Pemprov DKI dengan menjual saham tersebut.

Salah satu yang ditekankan oleh Prabowo adalah Pemprov DKI tidak bisa mengawasi peredaran miras karena tidak memegang saham di perusahaan tersebut. Padahal menurut Prabowo, janji kampanye Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan teralisasi bila peredaran miras bisa terawasi.


"Menurut saya tidak mendesak, dan dari saya kalau di situ ada kepentingan-kepentingan lain untuk pengawasan ya. Kalau dilepas ke pihak ketiga kan jadi tidak ada yang mengawasi bir lagi Gubernur DKI," kata Prabowo Soenirman saat dihubungi detikcom, Kamis (17/5/2018).

Prabowo menuturkan lebih baik saham bir dijual ke BUMD milik Pemprov DKI. Dengam demikian, pendapatan asli daerah (PAD) bisa didapat dan pengawasan bisa dilanjutkan.

"Diserahkan saja pengelolaannya kepada BUMD. Kepada Jakpro atau terserah ya, yang penting itu perusahaan yang cukup bonafide untuk dijual," tegasnya.

Alasan hasil sebesar Rp 1 triliun dari penjualan saham Delta Jakarta, menurut Prabowo sangat berlebihan. Prabowo mengatakan Pemprov DKI tidak dalam keadaan mendesak untuk membutuhkan dana yang besar tersebut.

"Saya pertanyaan Gubernur DKI butuh dana Rp 1 triliun biasanya kan berlebihan. Kalau gubernur DKI bilang devisit boleh, tapi sekarang kan sedang tidak devisit," terangnya.

Pemprov DKI sebelumnya menegaskan akan segera menjual saham PT Delta Djakarta Tbk. Penjualan tersebut masih harus menunggu persetujuan dari DPRD DKI.


(fdu/dnu)