Sandiaga akan Terbitkan Surat Utang DKI, 'Instrumen Keuangan Bberbasis Syariah'

shares

Pemprov DKI Jakarta berencana menerbitkan sukuk (obligasi syariah) daerah. Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno mengatakan sukuk daerah itu nantinya digunakan untuk pembiayaan proyek infrastruktur jangka panjang.

"Kita ingin DKI punya opsi untuk menerbitkan sukuk daerah untuk beberapa program infrastruktur jangka panjang. Fokusnya di aset-aset nasional dan proyek-proyek yang sudah jelas seperti membangun transportasi," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (3/5/2018).


Sandiaga siang tadi bertemu dengan jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan sejumlah pihak lain. Sandiaga berharap pertemuan tersebut menjadi awal bagi Pemprov DKI menerbitkan susuk daerah.

"Kita hari ini mengemaskan kegiatan yang diharapkan menjadi langkah pertama kita untuk menerbitkan financial instruments atau instrumen keuangan berbasis syariah yaitu sukuk daerah," ujar Sandiaga.

"Kita mengundang OJK, dari BI, dari Badan Pengelola Dana Haji dan juga dari masyarakat ekonomi syariah, hadir juga dari dewan syariah nasional dan beberapa pemerhati dan ahli di bidang keuangan syariah dan juga islamic finance," imbuh dia.

Sandiaga juga berharap dengan menerapkan kebijakan sukuk daerah pelaporan keuangan Pemprov DKI menjadi tertata. Dengan begitu, cita-cita mendapatkan predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bisa diwujudkan.

"Kita harapkan insya Allah kita juga bisa meningkatkan akuntabilitas dari laporan keuangan kita dan insyaallah kita bisa dapat predikat wajar tanpa pengecualian," ucap Sandiaga.

(zak/ang)

Related Posts