Entri yang Diunggulkan

Jadi Barang Bukti, Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi

Indonesia kembali jadi yang Terkuat di Asia, Segini Nilai Rupiah Sekarang

Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.590 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pasar spot pagi ini, Jumat (16/11). Posisi ini menguat 75 poin atau 0,51 persen dari kemarin sore, Kamis (15/11).

Seperti kemarin, rupiah masih memimpin penguatan mata uang di kawasan Asia. Bersama rupiah, peso Filipina turut menguat 0,18 persen, won Korea Selatan 0,13 persen, ringgit Malaysia 0,09 persen, yen Jepang 0,07 persen, dan baht Thailand 0,05 persen. Namun, dolar Singapura melemah 0,02 persen dan dolar Hong Kong minus 0,04 persen.


Begitu pula dengan mata uang utama negara maju, mayoritas masih menguat dari dolar AS. Poundsterling Inggris menguat 0,09 persen, euro Eropa 0,07 persen, dolar Australia 0,07 persen, dan dolar Kanada 0,05 persen. Sementara rubel Rusia melemah 0,07 persen dan franc Swiss minus 0,03 persen.

Analis CSA Research Institute Reza Priyambada memperkirakan rupiah akan berakhir menguat pada akhir pekan ini dengan bergerak di rentang Rp14.655-14.695 per dolar AS. Meski begitu, rupiah perlu berhati-hati pada beberapa sentimen yang sudah ada sejak awal pekan ini, khususnya dari Eropa.

Sebab, bila belum ada sinyal penyelesaian perundingan keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Britania Exit/Brexit) hingga defisit anggaran pemerintah Italia, maka penguatan mata uang lain bisa hanya bertahan sementara.

"Perundingan Brexit dan anggaran Italia membuat laju euro Eropa dan poundsterling Inggris dapat tertekan, sehingga dapat dimanfaatkan oleh dolar AS untuk kembali menguat," katanya, Jumat (16/11).

Sementara dari dalam negeri, rupiah masih menerima imbas dari kenaikan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6 persen dan rilis data neraca perdagangan yang defisit US$1,82 miliar dari Badan Pusat Statistik (BPS).

CNN